Menurutnya, apabila program tersebut berjalan optimal, petani lokal akan memiliki pasar yang lebih luas.
Khususnya untuk komoditas sayuran dan buah-buahan.
“Mudah-mudahan Program Makan Bergizi Gratis semakin baik sehingga petani di Ciamis tidak perlu kesulitan mencari pasar, terutama untuk buah dan sayuran,” ujarnya.
Terapkan Teknologi Pertanian
Selain memperluas produksi, Herdiat juga mendorong petani mulai menerapkan teknologi pertanian agar produktivitas dan kualitas hasil panen semakin meningkat.
Ia menilai transformasi menuju pertanian modern menjadi langkah penting untuk memenuhi permintaan pasar.
Sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
Menurut Herdiat, potensi pertanian Kabupaten Ciamis masih sangat besar karena lebih dari 60 persen penduduknya bekerja sebagai petani dan buruh tani.
Kondisi tersebut menjadi modal utama untuk terus mengembangkan sektor pertanian.
Termasuk memperkuat komoditas hortikultura yang masih memiliki ruang pasar cukup lebar.
Ia pun mengajak seluruh petani memanfaatkan peluang tersebut agar produk hortikultura Ciamis mampu bersaing sekaligus mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah.
Dengan meningkatnya produksi lokal, kebutuhan masyarakat diharapkan dapat dipenuhi oleh hasil panen petani Ciamis sendiri, sehingga dampaknya juga dapat meningkatkan kesejahteraan petani.














