Mensesneg mengaku telah berkoordinasi langsung dengan Menteri Imipas untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak terhambat.
”Kami juga telah berkomunikasi dengan Menteri Imipas untuk memastikan peristiwa ini tidak mengganggu pelayanan kepada seluruh masyarakat,” imbuhnya.
Pesan Tegas Presiden Prabowo
Dalam kesempatan yang sama, Mensesneg juga menyampaikan pesan keras dari Presiden Prabowo Subianto kepada seluruh pejabat pemerintahan.
Presiden disebut merasa prihatin atas rentetan kasus korupsi yang belakangan ini terjadi.
Mensesneg menyebut Presiden Prabowo tidak henti-hentinya mengingatkan jajarannya untuk menjaga integritas dan tidak menyalahgunakan wewenang.
”Sesungguhnya dua hari ini kita sangat sangat prihatin, terus berulang kejadian yang jelas tidak kita harapkan. Tidak bosan-bosan dalam berbagai kesempatan Bapak Presiden selalu mengingatkan kita semua untuk marilah membenahi diri dan melawan praktik-praktik korupsi di dalam menjalankan tugas sehari-hari,” pungkasnya.
Seperti diketahui, KPK telah menetapkan delapan tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengurusan izin tinggal WNA di Kementerian Imipas periode 2022-2026.
Selain SK, sejumlah pejabat hingga staf di Direktorat Izin Tinggal turut terjerat dalam skandal yang disinyalir merugikan negara hingga Rp145,5 miliar tersebut.














