Ia juga memuji desa-desa yang berhasil meraih penghargaan sebagai agen perubahan.
Burhanuddin berharap prestasi ini menjadi stimulus bagi desa lain untuk terus menjunjung tinggi kejujuran dalam pengelolaan anggaran.
Target Juara 1 di Tahun Depan
Meski sudah meraih posisi tiga besar nasional, Desa Tanjungsari tidak mau cepat puas.
Maman Supriatman mengaku sudah menyiapkan strategi untuk memperbaiki kekurangan yang ada demi mengejar posisi puncak di tahun mendatang.
”Kami belum merasa puas dengan juara ketiga. Poin-poin yang masih kurang akan kami lengkapi. Insya Allah, harapannya tahun depan harus bisa menjadi juara satu,” kata Maman optimistis.
Ia pun berpesan kepada warganya agar terus bersinergi menjaga desa.
“Mari kita bersama-sama menjaga desa sesuai dengan kapasitas kita masing-masing,” pungkasnya.
Apresiasi dari Kejari Ciamis
Prestasi ini juga mendapat sambutan hangat dari Kejaksaan Negeri Ciamis.
Melalui akun resmi Instagram-nya, Kejari Ciamis memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Desa Tanjungsari yang telah mengharumkan nama daerah di kancah nasional.
Pihak Kejari berharap semangat Desa Tanjungsari ini menular ke desa-desa lain di wilayah Kabupaten Ciamis dan Pangandaran agar semakin tertib administrasi dan akuntabel dalam mengelola keuangan negara.
Selain jajaran Kejaksaan, acara tersebut juga dimeriahkan oleh kehadiran tokoh nasional seperti Menteri Desa Yandri Susanto, Utusan Khusus Presiden Hashim Djojohadikusumo, hingga Raffi Ahmad.














