CIAMIS,Kondusif.com,- Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menyebut komposisi pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ciamis periode 2026-2031 diisi oleh sejumlah tokoh yang telah memasuki masa purna tugas. Kondisi ini, menurutnya, justru menjadi kekuatan tersendiri karena para pimpinan dapat lebih fokus mengabdi untuk umat.
Hal tersebut disampaikan Herdiat saat melantik Pimpinan BAZNAS Kabupaten Ciamis Periode 2026-2031 dalam rangkaian kegiatan Pelantikan dan Rapat Koordinasi serta Penguatan Kompetensi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) se-Kabupaten Ciamis di Gedung Islamic Center Ciamis, Senin (22/6/2026).
Dalam sambutannya, Herdiat menyinggung bahwa sebagian besar pimpinan yang baru dilantik merupakan pensiunan dari berbagai latar belakang pengabdian.
Menurutnya, status tersebut justru menjadi nilai tambah karena para pimpinan tidak lagi terbebani urusan karier atau kepentingan lain di luar tugas pengabdian sosial.
“Saya melihat empat pimpinan yang baru dilantik ini adalah para pensiunan. Jadi kalau sudah pensiun, tinggal ibadah, tidak mencari yang lain lagi. Ini waktunya mengabdi,” ujar Herdiat.
Ia menegaskan bahwa jabatan di BAZNAS bukanlah ruang untuk mengejar kepentingan pribadi, melainkan wadah pengabdian yang harus dijalankan dengan penuh keikhlasan.
Jabatan BAZNAS Bukan Kebanggaan, Tapi Amanah
Herdiat mengingatkan bahwa amanah yang diemban pimpinan BAZNAS sangat berat. Karena itu, diperlukan ketulusan, kejujuran, serta komitmen yang kuat dalam menjalankan tugas.
Ia menekankan bahwa keberadaan BAZNAS akan sia-sia jika tidak dilandasi kepercayaan masyarakat.
Menurutnya, pada periode sebelumnya BAZNAS Ciamis telah menunjukkan perkembangan yang cukup baik, namun tantangan ke depan menuntut peningkatan yang lebih besar lagi.
“Tanpa perjuangan, tanpa pengorbanan, dan tanpa keikhlasan, saya kira BAZNAS Ciamis tidak akan berarti apa-apa,” katanya.
Herdiat juga mengingatkan kembali pengalaman beberapa tahun lalu ketika BAZNAS Ciamis masih menghadapi berbagai keterbatasan, termasuk kepercayaan publik yang belum optimal.
Namun berkat kerja keras pengurus sebelumnya, BAZNAS Ciamis kini tumbuh menjadi lembaga yang lebih dipercaya dan berkembang.
Peran UPZ dan Masyarakat Tetap Jadi Kunci
Meski mengapresiasi kepengurusan baru, Herdiat kembali menegaskan bahwa kekuatan utama BAZNAS tidak hanya terletak pada pimpinan di tingkat kabupaten.
Menurutnya, peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat kecamatan hingga desa tetap menjadi kunci utama keberhasilan pengelolaan zakat di Kabupaten Ciamis.














