“Di antaranya India, Filipina, Italia, Amerika Serikat, Vatikan, dan Singapura,” kata Amrullah, Kamis (20/8/2026).
Menurut dia, keterlibatan tersebut berkaitan dengan isu dialog lintas agama, toleransi, dan perdamaian.
Amrullah juga menyebut Marsudi menerima sejumlah penghargaan.
Di antaranya Global Peace Interfaith Leader Award 2014, Moslem Choice Award 2020, dan Main Cooperation Driving Figure Award 2022.
Ia menilai pengalaman Marsudi di sejumlah bidang tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjangnya dalam organisasi keagamaan dan berbagai lembaga.
“Pengalaman di bidang keulamaan, organisasi, ekonomi syariah, hubungan antaragama, dan diplomasi perdamaian internasional menjadi bagian dari kiprah beliau,” ujarnya.
Menurut Amrullah, tantangan menuju Indonesia Emas 2045 membutuhkan keterlibatan berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi keagamaan.
Ia mengatakan nilai keagamaan, kebangsaan, dan kemajuan ekonomi perlu berjalan beriringan dalam menghadapi perubahan sosial dan ekonomi.
“Semangatnya adalah membangun kemajuan tanpa kehilangan jati diri, memperkuat persatuan tanpa menghilangkan perbedaan,” kata dia.














