Langkah tersebut dilakukan agar keluarga ikut mengawasi sekaligus memberikan pembinaan setelah mereka kembali ke lingkungan masing-masing.
Amirudin mengatakan tindakan itu merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polsek Cibatu.
Ia menilai pengendara yang mengemudikan sepeda motor setelah mengonsumsi minuman beralkohol dapat kehilangan kendali.
Kondisi tersebut, kata dia, berpotensi memicu kecelakaan dan mengancam keselamatan pengguna jalan.
Karena itu, polisi mengingatkan masyarakat, terutama kalangan pemuda, agar tidak menjadikan jalan raya sebagai tempat melakukan aksi ugal-ugalan.
“Kami mengimbau kepada para pemuda agar menjauhi minuman beralkohol dan tidak mengendarai sepeda motor secara ugal-ugalan. Mari bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat,” ujar Amirudin.
Polsek Cibatu berharap pembinaan tersebut tidak berhenti pada kelima pemuda itu.
Polisi juga mendorong keluarga dan masyarakat ikut berperan dalam mencegah perilaku yang dapat mengganggu ketertiban serta membahayakan keselamatan.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya kepolisian menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Cibatu.














