Selain itu, Hidayatullah juga menyoroti penggunaan flare (suar) dan petasan yang kerap memicu bahaya di jalanan maupun di tempat umum.
Suporter dilarang membawa atau menyalakan barang-barang terlarang tersebut demi keselamatan bersama.
”Junjung tinggi sportivitas. Jangan konsumsi miras dan narkoba, jangan menyalakan flare atau petasan, serta tetap jaga kebersihan lingkungan,” tegasnya.
Konvoi Juara Tidak Dilarang
Sementara itu, menanggapi potensi adanya arak-arakan massa, Kapolres tidak melarang Bobotoh menggelar konvoi kemenangan.
Namun, ia memberikan catatan tebal bahwa aksi tersebut wajib mematuhi aturan berlalu lintas dan tidak boleh bersikap arogan di jalan raya.
”Apabila ingin konvoi, lakukan dengan tertib dan tetap mematuhi aturan tata tertib berlalu lintas. Jangan melakukan kegiatan provokatif yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” tambah Hidayatullah.
Mengakhiri pesannya, Kapolres Ciamis mengajak seluruh elemen suporter untuk membuktikan kematangan mereka dalam mendukung tim kesayangan.
Ia berharap Bobotoh bisa menjadi contoh suporter yang dewasa dan bermartabat di Indonesia.
”Persib juara, Bobotoh bermartabat. Bersama kita amankan wilayah Kabupaten Ciamis agar tetap kondusif,” pungkasnya.














