“Saya ingin kursus ini menjadi titik awal lahirnya pelatih-pelatih hebat, mereka inilah nanti yang akan mencetak calon pemain PSGC masa depan. Semua dimulai dari sini,” ucapnya.
Bupati juga memberi apresiasi kepada PSSI Ciamis yang berinisiatif menyelenggarakan kursus tersebut.
Ia menilai kegiatan ini sebagai bentuk komitmen serius dalam membangun ekosistem sepak bola daerah.
“Kalau tiap kecamatan punya pelatih berlisensi, sepak bola Ciamis pasti bangkit,” ujarnya optimistis.
Sementara itu, Ketua PSSI Kabupaten Ciamis, Asep Dedi Herdiana, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari program kerja tahun 2025.
Sebanyak 30 peserta mengikuti pelatihan dengan sistem akhir pekan selama enam hari.
“Peserta akan mendapatkan teori dan praktik langsung dari instruktur nasional berpengalaman,” terang Asep.
Ia berharap, kursus ini melahirkan pelatih-pelatih profesional yang siap membawa Ciamis berprestasi.
“Dengan pelatih berkualitas, pembinaan pemain usia muda akan lebih terarah dan berkelanjutan,” pungkasnya.














