“Upaya yang kami lakukan saat ini adalah membantu pendistribusian air bersih ke lokasi terdampak bersama Perumda Air Minum,” ujarnya.
Di samping penanganan darurat, BPBD juga mengajak masyarakat berperan aktif mencegah dampak kemarau semakin meluas.
Warga diimbau tidak membakar sampah di pekarangan maupun membuang puntung rokok sembarangan karena dapat memicu kebakaran lahan.
BPBD juga meminta masyarakat menggunakan air secara hemat dengan memprioritaskan kebutuhan pokok sehari-hari.
Langkah sederhana tersebut dinilai penting untuk menjaga ketersediaan air selama musim kemarau masih berlangsung.
Tak hanya itu, Ani mengingatkan masyarakat untuk menjaga kondisi tubuh di tengah cuaca panas.
Ia menyarankan warga mengonsumsi makanan bergizi, memenuhi kebutuhan vitamin, serta menerapkan pola hidup sehat agar tetap bugar selama musim kemarau.
“Musim kemarau bukan hanya soal kekurangan air, tetapi juga menyangkut kesehatan dan keselamatan. Karena itu kami mengajak masyarakat bersama-sama meningkatkan kewaspadaan dan menjaga lingkungan,” kata Ani.














