Selain latihan evakuasi, Ega menekankan pentingnya menggeser paradigma masyarakat dari sekadar reaktif menjadi preventif.
Menurutnya, kesiapan mental dan pengetahuan jauh lebih berharga sebelum bencana benar-benar terjadi.
Ia menguraikan tiga langkah utama yang harus dilakukan masyarakat:
Kenali ancaman bencana di lingkungan sekitar.
Kemudian, pahami juga risiko yang mungkin ditimbulkan.
Selanjutnya, tingkatkan juga budaya sadar bencana dalam kehidupan sehari-hari.
Ega mengingatkan bahwa urusan keselamatan bukan hanya beban pemerintah semata, melainkan tanggung jawab kolektif.
“Karena penanggulangan bencana adalah urusan bersama. Mari sukseskan HKB 2026. Siap untuk selamat!” tutupnya dengan semangat “Salam Tangguh”.














