Ia mencontohkan keberhasilan Kelurahan Sindangrasa yang meraih predikat kelurahan terbaik di Jawa Barat dengan anggaran sekitar Rp280 juta per tahun.
Capaian tersebut, kata dia, mampu mengungguli daerah-daerah yang memiliki anggaran hingga miliaran rupiah.
Herdiat juga menyinggung keberhasilan Kabupaten Ciamis meraih predikat kota kecil terbersih di tingkat ASEAN.
Menurutnya, prestasi itu lahir dari kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan dan mengelola sampah, bukan semata-mata karena besarnya anggaran pemerintah.
“Peran serta masyarakat nilainya jauh lebih besar daripada yang tercatat dalam pendapatan asli daerah. Mau membangun jalan, irigasi, sampai menjaga kebersihan lingkungan, masyarakat selalu terlibat. Itu yang menjadi kekuatan Ciamis,” katanya.
Karena itu, Herdiat mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk kepala sekolah dan tenaga pendidik, terus menumbuhkan semangat kebersamaan serta membangun karakter generasi muda.
Menurut dia, pembangunan fisik akan mudah dilakukan jika anggaran tersedia, tetapi membangun mental dan karakter masyarakat hanya dapat dicapai melalui kolaborasi semua pihak.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Semua harus terlibat agar Ciamis memiliki masyarakat yang berakhlakul karimah dan mampu membawa daerah ini menjadi lebih baik,” ujar Herdiat.














