Berdasarkan hasil penyelidikan sementara dan keterangan sejumlah saksi di lokasi, IK diduga kuat nekat mengakhiri hidupnya sendiri.
Korban disinyalir mengalami depresi berat dan frustrasi akibat penyakit menahun yang tak kunjung sembuh.
”Kami sudah melakukan serangkaian tindakan kepolisian, mulai dari mengamankan TKP, memeriksa saksi-saksi, hingga berkoordinasi dengan tim Inafis Polres Garut untuk memastikan penyebab pasti kematian korban,” jelas Ate.
Ate menambahkan, pihak keluarga korban sudah mengikhlaskan kejadian tragis ini sebagai musibah.
Mereka juga menolak proses autopsi dan telah menandatangani surat pernyataan resmi.
Belajar dari insiden memilukan ini, pihak kepolisian mengimbau masyarakat luas untuk lebih peka dan peduli terhadap kondisi mental maupun psikologis orang-orang terdekat.
Dukungan moral dari keluarga dan lingkungan dinilai sangat krusial untuk mencegah terjadinya peristiwa serupa.
Bantuan Psikologis:
Info dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi tindakan bunuh diri. Jika Anda atau orang terdekat menunjukkan gejala depresi, kecemasan, atau memiliki pemikiran untuk mengakhiri hidup, jangan ragu untuk segera berkonsultasi dengan profesional seperti psikolog, psikiater, atau mengunjungi klinik kesehatan mental terdekat.














