Mereka tampak berhenti sejenak sambil menunjuk lubang di badan jalan.
Para pelajar mengaku waswas setiap kali melewati titik tersebut karena khawatir terperosok.
“Lubangnya besar. Dulu juga pernah ada yang terperosok ke lubang ini. Harapannya semoga bisa cepat diperbaiki,” ujar salah seorang siswa.
Perbaikan Masuk Agenda
Keluhan warga dan pelajar itu mendapat tanggapan dari Lurah Ciamis, Muhlaso Dian Adinata, S.STP.
Saat dikonfirmasi, ia mengatakan perbaikan jalan tersebut telah masuk dalam agenda pemerintah kelurahan.
Menurut Muhlaso, penanganan akan dilakukan secara permanen melalui swadaya bersama unsur kelembagaan di lingkungan setempat.
“Insyaallah permanen, sudah masuk di agenda kita untuk perbaikannya. Swadaya, betul, sama kelembagaan insyaallah kita turun,” ujarnya.
Ia menambahkan, perbaikan memang belum dilaksanakan.
Namun, pihaknya menargetkan pekerjaan dapat segera direalisasikan dalam waktu dekat.
“Belum ditindaklanjuti. Insyaallah bulan ini dieksekusi. Mudah-mudahan minggu ini beres,” katanya.
Warga berharap rencana tersebut segera diwujudkan.
Mereka menilai perbaikan Gang Kotakulon 1 tidak bisa ditunda lebih lama karena jalur itu menjadi akses harian masyarakat sekaligus lintasan utama pelajar menuju SMP Negeri 5 Ciamis.
Jika kerusakan terus dibiarkan, mereka khawatir abrasi semakin meluas dan meningkatkan risiko kecelakaan bagi para pengguna jalan.














