banner 720x220
News  

Fase Puncak Haji 2026 Beres, Ini Catatan Penting Menhaj untuk Layanan Armuzna

Sumber foto: Kemenhaj RI
Sumber foto: Kemenhaj RI

Kondusif.com,- Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Moch. Irfan Yusuf bergerak cepat mengevaluasi pelaksanaan layanan di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Begitu seluruh jemaah haji Indonesia mengosongkan Mina dan kembali ke hotel di Makkah, Irfan langsung memimpin rapat evaluasi secara maraton.

​Rapat penting tersebut berlangsung di Daerah Kerja (Daker) Makkah pada Sabtu (30/5/2026), sesaat setelah fase Mina dinyatakan selesai (Mina clear).

Tepat pukul 15.00 Waktu Arab Saudi (WAS), seluruh jemaah yang mengambil skema Nafar Tsani telah meninggalkan lokasi dengan aman dan tertib.

Momen ini sekaligus menandai berakhirnya fase puncak ibadah haji 1447 H/2026 M.

​Dalam pertemuan itu, Menhaj menginstruksikan jajarannya untuk membedah total layanan Armuzna.

Evaluasi menyeluruh ini mencakup pergerakan jemaah, fasilitas tenda, distribusi konsumsi, armada transportasi.

Kemudian, layanan kesehatan, hingga tata kelola mabit di Muzdalifah dan penerapan skema murur.

​“Berakhirnya fase Mina bukan berarti tugas kita selesai. Justru saat inilah seluruh catatan lapangan harus dihimpun dan dievaluasi secara menyeluruh agar menjadi dasar perbaikan penyelenggaraan haji tahun depan,” tegas Irfan.

​Secara umum, Irfan menilai penyelenggaraan haji tahun ini berjalan baik dan terkendali. Kendati demikian, pemerintah tetap menampung segala masukan dari jemaah, petugas, DPR RI, hingga pemangku kepentingan lainnya demi mendongkrak kualitas pelayanan di musim mendatang.

​Persiapan Haji 2027 Start Lebih Awal

​Menhaj menegaskan bahwa evaluasi tahun ini sengaja bergulir lebih cepat.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *