”Kami rencanakan di depan stadion dengan menutup akses jalan di sana. Jalannya memang jarang dilintasi kendaraan saat malam hari, jadi cukup aman. Kami menghindari Alun-alun agar fasilitas publik di sana tetap terjaga dan tidak rusak,” jelasnya.
Tak hanya berperan sebagai pengambil kebijakan, Herdiat pun tak luput dari “demam bola”.
Saat ditanya mengenai tim favoritnya di turnamen kali ini, pria yang dikenal hobi berolahraga ini tanpa ragu menjagokan tim Matador, Spanyol.
Meski begitu, ia tetap bersikap realistis menanggapi persaingan sengit di lapangan hijau.
Mengomentari tim favorit lainnya, yakni Jepang, Herdiat mengakui kekuatan tim Samurai Biru tersebut cukup disegani.
”Jepang memang berat, apalagi di pertandingan terakhir nanti. Tapi untuk juara, saya pegang Spanyol,” pungkas Herdiat sembari melempar senyum.
Langkah Pemkab Ciamis menghadirkan nobar ini diharapkan menjadi stimulus bagi pelaku UMKM dan pedagang kaki lima untuk meraup cuan lebih di malam hari, sekaligus menjadi sarana mempererat kebersamaan masyarakat Ciamis melalui olahraga.














