Iwan mengatakan kegiatan tersebut memang sengaja melibatkan UMKM.
Panitia ingin perayaan kemerdekaan tidak sekadar menjadi kegiatan tahunan, tetapi juga memberi manfaat bagi usaha warga.
1.500 Tiket Dicetak
Antusiasme warga juga terlihat dari jumlah tiket yang disiapkan panitia.
Iwan mengatakan panitia mencetak hingga 1.500 tiket untuk kegiatan jalan santai tersebut.
RW 01 sendiri terdiri atas empat RT dengan sekitar 220 kepala keluarga.
Iwan memperkirakan hampir seluruh keluarga di wilayah tersebut ikut meramaikan kegiatan.
Namun, jumlah tiket yang dicetak tidak otomatis menunjukkan jumlah peserta.
Tiket tersebut digunakan dalam rangkaian kegiatan, termasuk untuk pembagian hadiah.
Salah seorang peserta, Irpal, mengaku menikmati kegiatan tersebut.
Ia menilai suasana jalan santai berlangsung meriah karena warga bisa berkumpul dan mengikuti kegiatan bersama.
“Senang sekali, sangat meriah,” ujar Irpal.
Ia juga mengapresiasi para sponsor dan pelaku UMKM yang ikut mendukung kegiatan.
Menurut dia, kontribusi tersebut membuat perayaan HUT RI di lingkungan RW 01 terasa lebih semarak.
Tak Berhenti di Jalan Santai
Perayaan kemerdekaan di RW 01 tidak berhenti setelah warga kembali dari rute jalan santai. Panitia dan warga masih menyiapkan sejumlah kegiatan lain.
Di antaranya, lomba memancing yang akan dikoordinasikan di tingkat RT. Kemudian pada Senin, 17 Agustus 2026, warga juga akan mengikuti upacara di lapangan dan kegiatan untuk anak-anak.
Rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan bahwa perayaan kemerdekaan di tingkat kampung tidak selalu bergantung pada acara besar.
Warga bisa menggerakkannya sendiri dengan mengandalkan gotong royong.
Dalam kegiatan di RW 01 itu, warung kecil, penjual pentol, pemilik konter, hingga pelaku usaha lainnya ikut mengambil bagian. Mereka menyumbang sesuai kemampuan.
Pada akhirnya, 185 item hadiah bukan sekadar angka.
Di baliknya ada kontribusi banyak tangan yang ingin membuat perayaan kemerdekaan tetap hidup di lingkungan tempat mereka tinggal.














