Pada babak final, tim asal Tatar Galuh itu tampil memukau hingga mampu mengungguli sejumlah kontestan kuat.
Seperti PGRI Kota Bandung, PGRI Kabupaten Purwakarta, serta perwakilan Persit KCK dan Bhayangkari.
Ketua PGRI Kabupaten Ciamis, Edi Rusyana, sebelumnya menyampaikan rasa syukur atas prestasi tersebut.
Menurutnya, keberhasilan itu merupakan hasil dari kerja keras seluruh anggota tim yang didukung doa dan semangat masyarakat Tatar Galuh.
Ia juga menegaskan bahwa para guru di Kabupaten Ciamis tidak hanya memiliki dedikasi dalam dunia pendidikan.
Tetapi juga mampu mengharumkan nama daerah melalui seni dan budaya Sunda.
Kini, setelah sukses membawa pulang gelar juara dari tingkat provinsi, Paduan Suara PGRI Ciamis kembali menapaki panggung yang lebih luas.
Penampilan mereka di Brownis Trans TV diharapkan menjadi momentum untuk semakin memperkenalkan potensi seni, budaya, dan talenta para pendidik asal Kabupaten Ciamis di tingkat nasional.














