Dari sisi sarana, BPBD juga mengklaim memiliki peralatan yang memadai untuk menangani berbagai jenis bencana.
Mulai dari peralatan penyelamatan di air, evakuasi di medan tinggi, hingga armada pendukung penanganan kekeringan.
Siapkan 5 Mobil Tangki
Untuk distribusi air bersih, BPBD memiliki lima mobil tangki yang siap diterjunkan ke wilayah terdampak saat musim kemarau.
Sementara itu, apabila bencana membutuhkan alat berat, seperti saat terjadi longsor, BPBD akan berkoordinasi dengan dinas teknis terkait, termasuk Dinas Pekerjaan Umum.
“Penanggulangan bencana tidak bisa dilakukan sendiri. Kami selalu bersinergi dengan OPD terkait sesuai kebutuhan di lapangan,” kata Ani.
Ia menambahkan, BPBD juga berperan sebagai komando dalam penanganan bencana.
Karena itu, koordinasi lintas instansi menjadi bagian penting agar proses evakuasi, penanganan darurat, hingga pemulihan dapat berjalan lebih efektif.
Menurut Ani, kesiapsiagaan bukan hanya soal personel dan peralatan.
Masyarakat juga memiliki peran penting dengan meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan jika menemukan potensi bencana di lingkungan sekitarnya agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.














