Edukasi serupa juga diberikan kepada kelompok keluarga dan lanjut usia.
Menurut Ani, keterlibatan seluruh lapisan masyarakat menjadi kunci untuk mengurangi risiko bencana.
“Kami juga memberikan sosialisasi kepada keluarga dan para lansia agar mereka memahami langkah-langkah mitigasi bencana sesuai kondisi masing-masing,” katanya.
Di tengah musim kemarau, BPBD turut mengingatkan masyarakat agar tidak membakar sampah maupun membuang puntung rokok sembarangan.
Kebiasaan tersebut dinilai dapat memicu kebakaran lahan dan hutan ketika cuaca sedang kering.
Selain itu, masyarakat diminta menggunakan air secara hemat sebagai langkah antisipasi apabila musim kemarau berlangsung lebih lama dan berdampak pada berkurangnya ketersediaan air bersih.
Ani menegaskan bahwa penanggulangan bencana tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah.
Menurutnya, keberhasilan mitigasi sangat bergantung pada meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan dan memahami risiko bencana di sekitarnya.














