banner 720x220

Benih Bawang Merah Lokal Ciamis Mulai Dikembangkan, Stok Capai 7 Ton

(Dok, foto. Istimewa)
(Dok, foto. Istimewa)

Selain itu, dokumen mencantumkan tanggal panen pada 8 Agustus 2026. Pemeriksaan umbi tercatat dijadwalkan pada 10 September 2026.

Dokumen itu juga memuat keterangan bahwa mutu benih dinilai sesuai standar pada saat pemeriksaan.

Undang mengatakan benih yang diproduksi pihaknya telah melalui proses sertifikasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Permata Galuh sudah bersertifikat langsung dari Provinsi Jawa Barat. Harapan kami, para petani di Ciamis dapat menggunakan benih lokal berkualitas dan bersama-sama meningkatkan kesejahteraan melalui kolaborasi dengan CV Barokah Alam Jaya Buana,” katanya.

Pengembangan produksi benih tersebut mendapat perhatian dari BPSBTPH Jawa Barat.

Lembaga itu mendorong munculnya produsen benih mandiri di daerah.

Perwakilan BPSBTPH Provinsi Jawa Barat, Raden Yabu Cayakalbu, mengatakan produsen benih perlu memiliki sertifikat kompetensi sesuai komoditas yang dikembangkan.

“Kami terus berkolaborasi dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan serta kelompok tani agar tumbuh produsen benih mandiri yang memiliki sertifikat kompetensi sesuai komoditasnya,” kata Yabu.

Dia mengatakan ketersediaan produsen benih di daerah diperlukan untuk menjaga pasokan secara berkelanjutan.

“Harapannya, ketersediaan benih bawang merah dapat terjaga secara berkelanjutan setiap saat,” ujarnya.

Kegiatan penanaman perdana tersebut turut dihadiri perwakilan Pemerintah Kabupaten Ciamis, Dinas Pertanian, unsur Kecamatan Cikoneng, serta tim BPSBTPH Jawa Barat.

Dengan dimulainya penanaman tersebut, produksi benih bawang merah di Ciamis mulai diarahkan untuk memenuhi kebutuhan petani melalui produsen lokal.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *