Selain itu, program-program yang dijalankan BAZNAS harus mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, bukan sekadar kegiatan seremonial.
“Hari ini zamannya berdampak. Kampus berdampak, APBD berdampak, zakat juga harus berdampak,” katanya.
Herdiat: Kepercayaan Masyarakat Harus Dijaga
Senada dengan BAZNAS Jawa Barat, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menegaskan bahwa keberhasilan pengelolaan zakat sangat bergantung pada tingkat kepercayaan masyarakat.
Menurutnya, potensi zakat di Kabupaten Ciamis sangat besar. Namun potensi tersebut tidak akan berkembang apabila masyarakat tidak memiliki keyakinan terhadap lembaga yang mengelolanya.
Karena itu, Herdiat meminta pengurus BAZNAS yang baru untuk terus menjaga transparansi dan profesionalisme dalam setiap kegiatan yang dilakukan.
Ia mengingatkan bahwa pengalaman BAZNAS Ciamis selama ini menunjukkan bahwa kepercayaan publik menjadi faktor utama yang mendorong peningkatan penghimpunan zakat.
“Saya ingat betul ketika tahun 2019 saya menyampaikan bahwa BAZNAS tidak ada arti apa-apa kalau masyarakat tidak percaya,” ujar Herdiat.
Menurutnya, salah satu cara paling efektif untuk menjaga kepercayaan tersebut adalah dengan membangun sistem yang transparan dan mudah diakses masyarakat.
“Tumbuhkan kepercayaan masyarakat bahwa kita bekerja dengan baik dan transparan. Alhamdulillah sekarang transparansi itu sudah mulai dituangkan dalam bentuk digitalisasi,” katanya.
Modal Terbesar BAZNAS Adalah Kepercayaan
Dalam kesempatan itu, Ijang Faisal juga mengingatkan bahwa keberhasilan sebuah lembaga zakat tidak semata-mata diukur dari besarnya dana yang berhasil dihimpun.
Lebih dari itu, aset paling berharga yang harus dijaga adalah kepercayaan masyarakat.
Menurutnya, dana zakat dapat terus meningkat apabila masyarakat yakin bahwa lembaga pengelolanya bekerja secara amanah, profesional, dan akuntabel.
“Modal terbesar BAZNAS bukan semata-mata besarnya dana yang dihimpun, melainkan kepercayaan umat yang harus terus dijaga,” tegasnya.
Karena itu, ia berharap kepengurusan baru BAZNAS Ciamis mampu melanjutkan berbagai inovasi yang telah dilakukan selama ini sekaligus memperkuat tata kelola berbasis digital.
Dengan dukungan teknologi, transparansi yang semakin baik, dan pelayanan yang profesional, BAZNAS Ciamis diharapkan mampu mempertahankan posisinya sebagai salah satu lembaga pengelola zakat terbaik dan menjadi rujukan bagi banyak daerah di Indonesia.














