Ciamis,Kondusif.com,- Kompetisi Championship Liga 2 2026 bakal segera bergulir pada September. Menjelang pertandingan, suporter PSGC Ciamis yang tergabung dalam Balad Galuh mendatangi Mapolres Ciamis untuk membangun komitmen bersama menjaga keamanan dan ketertiban.
Perwakilan suporter Balad Galuh bersilaturahmi dengan Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., di Mapolres Ciamis, Selasa (1/9/2026).
Pertemuan tersebut membahas kesiapan suporter dalam menjaga kondusivitas selama kompetisi berlangsung.
Kedatangan Balad Galuh diterima langsung oleh Kapolres Ciamis di ruang kerjanya.
Pertemuan itu sekaligus menjadi kesempatan bagi kepolisian dan suporter untuk menyamakan persepsi terkait pelaksanaan pertandingan, terutama ketika PSGC Ciamis menjalani laga kandang.
Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar mengapresiasi inisiatif Balad Galuh yang memilih membangun komunikasi dengan kepolisian.
Menurutnya, komunikasi antara aparat dan suporter sangat penting untuk mencegah potensi gangguan keamanan selama pertandingan.
Eko mengatakan fanatisme suporter dalam mendukung klub kebanggaan memang tidak bisa dipisahkan dari sepak bola.
Namun, menurutnya, fanatisme tersebut harus diarahkan secara positif.
“Biasanya fanatisme suporter itu luar biasa dalam mendukung tim kebanggaannya. Sepak bola juga sebagai alat pemersatu,” kata Eko.
Dia menilai semangat mendukung PSGC Ciamis seharusnya menjadi kekuatan untuk menciptakan atmosfer pertandingan yang positif.
Karena itu, suporter diharapkan tidak hanya memberikan dukungan dari tribun, tetapi juga ikut menjaga keamanan bersama.
Kapolres Ingatkan Suporter Hindari Provokasi
Eko kemudian meminta Balad Galuh memegang teguh komitmen menjaga perdamaian selama kompetisi.
Dia mengingatkan suporter agar tidak melakukan tindakan anarkis maupun provokasi yang dapat memicu kericuhan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kedatangannya untuk berkunjung silaturahmi ke sini dan kami sangat mengapresiasi kedatangan rekan-rekan suporter,” ujarnya.
Menurut Eko, silaturahmi tersebut menjadi langkah awal untuk menyatukan komitmen antara kepolisian dan suporter.
Dengan komunikasi yang baik, setiap pertandingan diharapkan dapat berlangsung aman, tertib, dan damai.
“Silaturahmi ini penting untuk menyamakan persepsi agar pertandingan bisa berjalan aman, tertib, dan damai,” lanjutnya.
Selain menghindari aksi anarkis dan provokasi, Eko juga meminta suporter tidak membawa flare maupun benda-benda berbahaya ke dalam stadion.














