banner 720x220
News  

Sampah Jadi Tabungan, Udedi Raih Motor di HUT ke-81 RI

Penyerahan penghargaan kepada Udedi Kusmana sebagai penabung sampah perorangan terbaik tingkat Kabupaten Ciamis, usai Upacara HUT ke-81 RI di Taman Lokasana Ciamis, Senin (17/8/2026). Udedi menerima hadiah satu unit sepeda motor Honda Beat atas konsistensinya memilah dan menabung sampah selama tiga tahun. (Dok, foto. Hasna/Kondusif.com)
Penyerahan penghargaan kepada Udedi Kusmana sebagai penabung sampah perorangan terbaik tingkat Kabupaten Ciamis, usai Upacara HUT ke-81 RI di Taman Lokasana Ciamis, Senin (17/8/2026). Udedi menerima hadiah satu unit sepeda motor Honda Beat atas konsistensinya memilah dan menabung sampah selama tiga tahun. (Dok, foto. Hasna/Kondusif.com)

CIAMIS,Kondusif.com,- Kebiasaan mengumpulkan dan memilah sampah selama bertahun-tahun berbuah penghargaan bagi Udedi Kusmana, warga Jalan Ir. H. Juanda, Kelurahan Ciamis.

Pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Pemerintah Kabupaten Ciamis memilih Udedi sebagai penabung sampah perorangan terbaik tingkat kabupaten.

Penghargaan itu diserahkan Bupati Ciamis Herdiat Sunarya seusai upacara HUT ke-81 RI di Taman Lokasana Ciamis, Senin, 17 Agustus 2026.

Tak sekadar piagam, Udedi juga menerima satu unit sepeda motor Honda Beat.

Kendaraan tersebut menjadi bentuk penghargaan atas konsistensinya mengelola sampah dari lingkungan sekitar.

Udedi selama ini memilah sampah sebelum membawanya ke Bank Sampah Induk Ciamis. Ia menjalankan kegiatan tersebut secara mandiri dan rutin.

Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Ciamis, Aris Taufik Abadi, mengatakan pemerintah memberikan penghargaan itu untuk memperkuat kebiasaan memilah sampah dari rumah.

Menurut Aris, pemerintah tidak memilih penerima penghargaan hanya berdasarkan jumlah sampah yang disetorkan. Tim penilai juga melihat konsistensi dan rekam aktivitas nasabah.

“Penilaian dilakukan dari rekam jejak selama tiga tahun terakhir,” kata Aris.

Tim turut mempertimbangkan sejumlah indikator.

Di antaranya konsistensi menabung, volume sampah terpilah, profil nasabah, serta jenis sampah yang disetorkan ke bank sampah.

Dari lima orang yang masuk tahap penilaian akhir, Udedi memperoleh nilai terbaik.

Aris mengatakan penghargaan itu sekaligus menjadi cara pemerintah mengajak masyarakat mengubah kebiasaan dalam memperlakukan sampah.

Masyarakat, kata dia, dapat memulai dari langkah sederhana.

Sampah rumah tangga dipilah terlebih dahulu sebelum disetorkan kepada pengelola bank sampah.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *