Pangandaran,Kondusif.com,- Hampir 10 bulan setelah Pemerintah Kabupaten Pangandaran menyatakan komitmennya membenahi infrastruktur di Kecamatan Langkaplancar, realisasi program tersebut dinilai belum terlihat.
Karena itu, KNPI Pangandaran mendesak pemerintah daerah membuka perkembangan tindak lanjut atas komitmen yang pernah disampaikan kepada masyarakat.
Desakan itu disampaikan Divisi Kajian Strategis KNPI Pangandaran, Aldi Maulana, melalui keterangan resmi yang diterima, Kamis (9/7/2026).
Menurut Aldi, masyarakat hingga kini masih menunggu kejelasan terkait evaluasi dan perbaikan penerangan jalan umum (PJU) serta penataan kabel utilitas di wilayah Langkaplancar.
“Sudah hampir 10 bulan berlalu sejak komitmen itu disampaikan. Yang dibutuhkan masyarakat saat ini bukan lagi janji, melainkan informasi yang jelas mengenai progres dan langkah konkret yang sudah dilakukan pemerintah,” ujar Aldi.
Aldi menjelaskan, persoalan tersebut bermula pada akhir Agustus 2025 saat dirinya bersama tokoh adat Langkaplancar, Ajat Sudrajat, bertemu dengan Bupati Pangandaran Hj. Citra Pitriyami.
Dalam pertemuan itu, keduanya menyampaikan aspirasi mengenai pembangunan Langkaplancar, termasuk potensi wilayah sebagai kawasan agraris berkelanjutan yang dipadukan dengan pelestarian cagar budaya.
Selain membahas potensi daerah, lanjut Aldi, mereka juga menyoroti minimnya penerangan jalan umum dan semrawutnya kabel utilitas yang dinilai membahayakan keselamatan masyarakat.
Saat itu, kata Aldi, Bupati Pangandaran menyatakan akan menugaskan dinas terkait untuk mengevaluasi kondisi PJU di Langkaplancar.
Serta menyusun program perbaikan secara terintegrasi.
Komitmen tersebut juga disampaikan dalam forum resmi dan diberitakan sejumlah media.
Namun, menurut Aldi, hingga kini masyarakat belum melihat perkembangan yang signifikan atas komitmen tersebut.














