banner 720x220

37 Alsintan Disalurkan ke Kelompok Tani Ciamis lewat Aspirasi Rina Sa’adah

Namun, menurut Herdiat, sungai tersebut kini mengalami penyusutan.

Kondisi itu membuat Herdiat mengingatkan masyarakat untuk menjaga lingkungan dan melakukan penghijauan.

Ia mengatakan keberlanjutan pertanian juga bergantung pada kondisi sumber daya alam.

“Titip penghijauan kepada bapak dan ibu agar pertanian berkelanjutan,” katanya.

Dorong modernisasi pertanian

Selain mengatasi persoalan air, Herdiat berharap bantuan alsintan mempercepat modernisasi pertanian di Ciamis.

Menurut dia, petani perlu mulai mengurangi ketergantungan terhadap tenaga manual dengan memanfaatkan mesin dan teknologi.

Penggunaan alsintan diharapkan dapat meningkatkan produktivitas sekaligus menghemat tenaga.

“Jangan hanya mengandalkan tenaga manual, tetapi harus belajar beralih dari manual ke digital, ke mesin sehingga dapat membantu tenaga manusia,” ujar Herdiat.

Ia juga meminta penerima bantuan menjaga dan memanfaatkan alsintan sesuai peruntukannya.

Herdiat secara khusus mengingatkan petani agar tidak menjual ataupun menggadaikan bantuan tersebut.

“Manfaatkan alat ini dengan sebaik-baiknya, jangan digadai, jangan dijual,” katanya.

Infrastruktur pengairan disiapkan

Sementara itu, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Ciamis mencatat sejumlah program prasarana pertanian yang sedang berjalan pada 2026.

Untuk rehabilitasi perpompaan terdapat sekitar 187 unit kegiatan.

Sebanyak 40 unit berada dalam proses pengerjaan fisik, sedangkan 144 unit masih menjalani verifikasi dan penyusunan.

Rehabilitasi perpipaan mencakup 35 unit. Sebanyak 26 unit sudah masuk pengerjaan fisik dan sembilan unit masih dalam tahap verifikasi dan penyusunan.

Adapun jaringan tersier mencakup 114 unit. Sebanyak 49 unit sedang dikerjakan secara fisik, sedangkan 65 unit lainnya masih dalam proses verifikasi dan penyusunan.

Selain itu, terdapat 14 unit optimalisasi lahan yang telah menyelesaikan pengerjaan fisik.

Untuk jalan usaha tani, terdapat 41 titik kegiatan.

Sebanyak 12 unit berada dalam proses pengerjaan fisik, delapan unit menjalani verifikasi, dan 21 unit lainnya masih dalam proses verifikasi.

Rina mengatakan program tersebut masih membutuhkan proses verifikasi sebelum memasuki tahap penyaluran.

Ia berharap bantuan yang diberikan dapat digunakan bersama oleh kelompok tani dan memberi manfaat dalam jangka panjang.

Dengan penyaluran 37 alsintan tersebut, dukungan terhadap petani Ciamis tidak hanya diarahkan untuk menghadapi kemarau, tetapi juga untuk mendorong penggunaan mesin dalam kegiatan pertanian.

Di sisi lain, pemerintah masih menyiapkan infrastruktur pengairan agar kebutuhan air petani dapat ditopang secara lebih berkelanjutan.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *