banner 720x220
News  

Wamenkop di Wisuda STIT Lakbok: Sarjana Baru Jangan Jadi Beban Pengangguran

CIAMIS,Kondusif.com,- Wakil Menteri Koperasi Republik Indonesia, Farida Farichah, melempar peringatan keras di hadapan ratusan wisudawan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Lakbok, Ciamis, Rabu, 20 Mei 2026.

Di tengah kemeriahan prosesi kelulusan, Farida meminta para sarjana baru tersebut mengubah pola pikir setelah keluar dari gerbang kampus.

Ia menegaskan, lulusan perguruan tinggi harus berhenti menjadi pencari kerja dan mulai menjadi pencipta lapangan kerja.

​”Indonesia saat ini berada dalam pusaran bonus demografi, di mana 70 persen penduduknya berada di usia produktif. Kondisi ini bisa menjadi berkah, tapi juga bisa jadi bencana jika salah kelola,” ujar Farida saat memberikan orasi ilmiah dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-2 STIT Lakbok.

​Di podium, Farida tak ingin sekadar memberikan ucapan selamat yang normatif.

Ia menyodorkan fakta makro ekonomi yang menuntut tindakan nyata.

Menurutnya, perguruan tinggi di daerah harus bertanggung jawab memastikan lulusannya memiliki keterampilan yang adaptif dengan potensi lokal, bukan malah menyumbang angka pada grafik pengangguran terdidik.

​“Lulusan perguruan tinggi jangan lagi menjadi beban baru bagi angka pengangguran. Sebaliknya, mereka harus mampu membaca peluang usaha dan menggerakkan ekonomi masyarakat bawah,” tegas Farida.

​Mengubah Kurikulum Menjadi Motor Koperasi

​Farida menilai, gelar sarjana pendidikan Islam yang disandang lulusan STIT Lakbok memiliki nilai plus jika dikombinasikan dengan kemampuan wirausaha.

Ia mendorong civitas akademika untuk lebih berani membangun kolaborasi dan menyuntikkan literasi tata kelola sumber daya alam daerah secara mandiri.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *