Karena itu, penanganan TB menurutnya perlu dipandang sebagai persoalan bersama.
Pemerintah tidak hanya bertugas menyediakan layanan pengobatan, tetapi juga memastikan masyarakat mendapatkan edukasi, pemeriksaan, pencegahan, serta dukungan selama menjalani terapi.
Di tingkat masyarakat, peran kader dan keluarga menjadi penting untuk membantu memastikan pasien menjalani pengobatan secara teratur.
Lingkungan sekitar juga perlu memahami cara pencegahan agar stigma terhadap pasien tidak menghambat proses pengobatan.
Peran Desa Diperkuat
Dorongan penanganan secara lintas sektor juga sejalan dengan upaya Kabupaten Ciamis memperkuat penanggulangan TB hingga tingkat desa.
Dalam kegiatan tersebut, pemerintah daerah menyatakan komitmen untuk mengembangkan desa dan kelurahan siaga TB.
Peran pemerintah desa, kader, keluarga, dan masyarakat diarahkan untuk mendukung penemuan kasus secara aktif, edukasi, pencegahan, pengobatan, serta pendampingan pasien.
Kolaborasi tersebut juga mencakup upaya menciptakan lingkungan yang sehat dan melakukan pemantauan secara berkelanjutan.
Dengan keterlibatan berbagai sektor, penanganan TB diharapkan tidak berhenti ketika pasien ditemukan dan mendapat pengobatan.
Pemerintah juga perlu memastikan kontak erat diperiksa, mereka yang memenuhi syarat mendapatkan TPT, serta pasien mendapat dukungan agar patuh menjalani terapi.
Langkah itu menjadi bagian dari upaya bersama untuk menekan penularan TB di masyarakat dan mendukung target eliminasi TB di Kabupaten Ciamis.














