CIAMIS,Kondusif.com,- Sebanyak 277 titik Cek Kesehatan Gratis (CKG) disiapkan di Kabupaten Ciamis untuk memperkuat pelacakan tuberkulosis (TB). Titik-titik tersebut akan menyasar kontak erat pasien TB.
Rencana itu disampaikan Wakil Menteri Kesehatan dr. Benjamin Paulus Octavianus dalam kegiatan Monitoring Tracking Tuberculosis (TB) terintegrasi Program CKG di Aula Setda Ciamis, Senin, 21 September 2026.
Benjamin mengatakan CKG tidak hanya diarahkan untuk menemukan penyakit secara umum.
Program tersebut juga dimanfaatkan untuk memperluas pelacakan terhadap orang yang memiliki kontak erat dengan pasien TB.
Menurut dia, pemeriksaan terhadap kontak erat menjadi bagian penting dalam upaya memutus penularan TB.
Sebab, orang yang tinggal atau sering berinteraksi dekat dengan pasien dapat menjadi kelompok yang perlu diperiksa lebih lanjut.
“Jadi dari 277 titik CKG ini kita akan lakukan pemeriksaan kepada kontak-kontak erat,” kata Benjamin dalam kegiatan tersebut.
Ia menjelaskan pemeriksaan tidak berhenti pada identifikasi orang yang pernah melakukan kontak dengan pasien.
Mereka yang terjaring selanjutnya perlu menjalani pemeriksaan untuk mengetahui apakah sudah mengalami TB atau belum.
Jika pemeriksaan menemukan TB, pasien akan mendapatkan penanganan.
Sementara itu, orang yang belum mengalami TB tetapi memenuhi kriteria tertentu dapat diberikan terapi pencegahan tuberkulosis atau TPT.
Dengan pola tersebut, pemerintah tidak hanya mengejar penemuan kasus yang sudah berkembang.
Pelacakan juga diarahkan untuk mencegah munculnya kasus baru dari lingkungan orang yang telah diketahui terinfeksi.
CKG Jadi Pintu Masuk Pelacakan Kontak TB
Benjamin mengatakan pendekatan tersebut perlu dilakukan secara konsisten.
Pemeriksaan terhadap kontak erat, menurut dia, menjadi salah satu langkah yang dapat memperkuat pencegahan penularan TB di masyarakat.
Program CKG kemudian menjadi salah satu pintu masuk karena pemeriksaan kesehatan dilakukan lebih dekat dengan masyarakat melalui titik-titik pelayanan yang telah disiapkan.
Di Ciamis, pemerintah juga menyiapkan penguatan sarana pemeriksaan.
Sebanyak tiga unit mesin X-ray akan ditambahkan untuk mendukung pemeriksaan TB.
Selain itu, saat ini Ciamis memiliki tujuh alat Tes Cepat Molekuler (TCM). Pemerintah juga merencanakan penyediaan alat diagnostik di 37 puskesmas.














