Tasikmalaya,Kondusif.com,- Jembatan Cirahong yang ikonik kini genap berusia 133 tahun. Menolak lupa akan sejarah, ratusan seniman dan budayawan dari Tasikmalaya serta Ciamis tumpah ruah menggelar syukuran bertajuk “Mieling Ngadegna Sasak Cirahong”, Minggu (3/5/2026).
Pantauan di lokasi, kemeriahan pecah saat berbagai paguyuban seni unjuk gigi. Mulai dari dentuman kendang pencak silat hingga atraksi debus yang menegangkan menyedot perhatian warga.
Tak sekadar hura-hura, acara ini menjadi momentum sakral untuk mengenang jasa para leluhur di balik berdirinya jembatan penghubung dua kabupaten tersebut.
”Acara ini merupakan inisiatif bersama berbagai padepokan, yayasan, dan komunitas seni. Kami ingin memperingati berdirinya Sasak Cirahong yang sudah melegenda,” ujar Ketua Panitia Pelaksana, Asep Rio Sudrajat, saat ditemui di sela-sela acara.
Asep menjelaskan, gelaran ini lahir dari kerinduan para pegiat budaya untuk memuliakan warisan sejarah.
Ia menggandeng Yayasan Padepokan serta rekan-rekan seniman dari Kota maupun Kabupaten Tasikmalaya.
Dukungan pun mengalir deras dari Dewan Kesenian dan Kebudayaan Tasikmalaya (DKKT) serta Komite Budaya.
Meski Bupati Tasikmalaya berhalangan hadir, pihak pemerintah daerah tetap memberikan apresiasi melalui perwakilan kecamatan.
Asep pun menaruh harapan besar agar kegiatan ini naik kelas di masa depan.














