banner 720x220
News  

Jasmine Nadya, Siswi SDN 1 Karangpaningal Ciamis Sabet Emas Pencak Silat SEC 2026

Dengan medali emas di tangan, Jasmine siap melangkah ke jenjang yang lebih tinggi untuk mengharumkan nama Ciamis di kancah nasional

Jasmine Nadya Pramesti, siswi SDN 1 Karangpaningal, Kecamatan Purwadadi peraih medali emas ajang SEC pencak silat 2026.
Jasmine Nadya Pramesti, siswi SDN 1 Karangpaningal, Kecamatan Purwadadi peraih medali emas ajang SEC pencak silat 2026.

Ciamis,Kondusif.com,- Gelanggang Galuh Taruna (GGT) Ciamis menjadi saksi bisu ketangguhan Jasmine Nadya Pramesti. Siswi SDN 1 Karangpaningal, Kecamatan Purwadadi ini sukses menyabet medali emas dalam ajang bergengsi Sport Education Championship (SEC) Pencak Silat 2026.

​Prestasi gemilang ini diraih Jasmine setelah menumbangkan lawan-lawannya dalam kejuaraan yang diinisiasi oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) bersama MGMP PJOK Kabupaten Ciamis.

Meski diikuti peserta tangguh dari berbagai daerah se-Priangan, Jasmine tampil dominan dan tak gentar di atas matras.

​Darah Atlet Mengalir Deras

Usut punya usut, bakat bela diri Jasmine ternyata bukan datang tiba-tiba. Gadis cilik ini lahir dari keluarga pesilat.

Ibu dan kakeknya merupakan mantan atlet silat yang pernah berjaya di masanya.

Hal itulah yang memicu api semangat Jasmine untuk mendalami seni bela diri asli Indonesia ini sejak dini.

​”Saya ikut silat karena memang suka. Apalagi Ibu dan Kakek juga atlet silat. Saya merasakan sendiri manfaatnya, tidak hanya mengasah fisik, tapi juga mental dan kedisiplinan. Saya ingin meneruskan semangat juang mereka,” ujar Jasmine saat diwawancara, Minggu (5/3/2026).

​Persiapan Matang Jadi Kunci

​Keberhasilan Jasmine naik ke podium tertinggi bukan tanpa perjuangan. Demi menghadapi SEC 2026, ia melakoni latihan intensif yang menguras keringat.

Dalam seminggu, ia berlatih 4 hingga 5 kali untuk mengasah teknik dan fisiknya.

​”Selain latihan teknik, saya juga fokus menjaga kondisi fisik, mengatur pola makan, dan memastikan istirahat yang cukup,” tambahnya.

​Menariknya, meskipun ajang ini merupakan debut atau penampilan perdana Jasmine di level kompetisi, ia tidak terlihat canggung.

Persiapan matang yang ia lakukan terbayar lunas dengan kalungan medali emas di lehernya.

​Sujud Syukur di Laga Final

​Laga final menjadi momen yang paling mendebarkan. Jasmine mengakui tensi pertandingan di partai puncak sangat tinggi.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *