Konservasi juga dikembangkan melalui kegiatan yang mendukung pelestarian nilai dan budaya lokal.
Termasuk kebiasaan yang mendorong penggunaan serta pengenalan budaya Sunda di lingkungan kampus.
“Konservasi bukan hanya menjaga lingkungan, tetapi juga menjaga budaya dan nilai-nilai yang kita miliki agar tetap lestari,” katanya.
Konservasi Harus Berdampak
Tita Rohita menegaskan bahwa program konservasi perlu menghasilkan manfaat yang dapat dirasakan sivitas akademika dan masyarakat.
“Program yang berkaitan dengan pangan dan pemanfaatan sumber daya lokal diarahkan untuk mendukung ketahanan pangan serta pemberdayaan masyarakat sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan,” ujarnya.
Pelaksanaannya akan diperkuat melalui kegiatan yang terukur, konsisten, dan kolaboratif.
Agar mendukung pendidikan lingkungan, inovasi, pemberdayaan masyarakat, serta pembangunan berkelanjutan.














