Akibatnya, paket makanan bergizi itu berakhir di tempat sampah dan menjadi mubazir.
”Saya tidak mau lagi mendengar di Kabupaten Ciamis ada masyarakat yang makan dari MBG keracunan. Ada masyarakat di Ciamis malah tidak mau makan MBG sama sekali, apalagi sampai dibuang, sangat mubazir,” sesalnya.
Lebih lanjut, Herdiat menekankan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang baru diresmikan memegang peranan kunci.
Koperasi ini wajib menyuplai bahan baku segar berkualitas tinggi langsung dari petani lokal ke dapur-dapur MBG, sehingga rantai pasok makanan tetap higienis.
Herdiat mengingatkan kembali bahwa program nasional ini melibatkan masa depan generasi penerus bangsa.
Dia meminta seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah desa hingga kabupaten, ikut mengawal ketat higienitas program Astacita Presiden Prabowo Subianto ini.














