banner 720x220
News  

Teguran Knalpot Brong Berujung Pengeroyokan di Garut, Polisi Amankan 21 Anak

Polisi kemudian melakukan penyelidikan untuk mengungkap orang-orang yang terlibat dalam pengeroyokan tersebut. Hasilnya, sebanyak 21 ABH diamankan.

Mereka memiliki peran berbeda dalam perkara tersebut.

Polisi menduga ada yang berperan melakukan pembacokan, pemukulan, perusakan kendaraan hingga menjadi joki.

Selain 21 ABH, polisi masih memburu satu orang yang masuk daftar pencarian.

Polisi Sita Mobil hingga Senjata Keling

Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi turut menyita sejumlah barang bukti.

Barang bukti itu antara lain satu unit Toyota Avanza hitam yang digunakan oleh salah satu kelompok saat pengeroyokan, enam sepeda motor berbagai merek, satu senjata tumpul jenis keling atau knuckle, satu baton stick hitam, serta dua helm.

Kapolres Garut AKBP Niko N. Adi Putra mengatakan polisi akan menindak setiap aksi kekerasan yang mengganggu keamanan masyarakat.

“Kami tidak akan memberikan ruang bagi segala bentuk aksi premanisme maupun kekerasan jalanan,” ujar Niko dalam konferensi pers.

Meski demikian, polisi tetap memperhatikan status para pelaku yang sebagian besar masih anak-anak.

Karena itu, proses hukum akan berjalan dengan mengedepankan mekanisme Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA).

“Kami juga mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anaknya, khususnya pada malam hari, sehingga tidak terlibat dalam tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” katanya.

Polres Garut masih mendalami perkara tersebut.

Polisi juga terus memburu satu terduga pelaku yang hingga kini masih dalam pencarian.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *