banner 720x220
News  

Teguran Knalpot Brong Berujung Pengeroyokan di Garut, Polisi Amankan 21 Anak

GARUT,Kondusif.com,- Teguran soal knalpot bising berujung pengeroyokan di Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut. Polisi kini telah mengamankan 21 Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) yang diduga terlibat dalam penyerangan tersebut.

Polres Garut mengungkap perkembangan kasus itu dalam konferensi pers pada Sabtu, 8 Agustus 2026.

Pengeroyokan terjadi pada Minggu, 2 Agustus 2026 sekitar pukul 00.49 WIB di depan Warung Nasi Moro Sedap Wangi, Jalan Prof. KH. Anwar Musaddad, Kampung Paneureusan, Desa Tanjungkamuning, Kecamatan Tarogong Kaler.

Kapolres Garut AKBP Niko N. Adi Putra mengatakan peristiwa bermula ketika korban bersama lima rekannya sedang berkumpul di depan warung nasi.

Saat itu, sekelompok pengendara sepeda motor melintas dengan kecepatan tinggi.

Suara knalpot yang bising kemudian memancing teguran dari korban.

Namun, teguran tersebut justru memicu persoalan. Rombongan pengendara itu berbalik arah dan kembali ke lokasi.

Lebih dari 15 Orang Turun dan Menyerang

Situasi kemudian berubah menjadi kekerasan. Lebih dari 15 orang turun dari kendaraan dan menyerang korban secara bersama-sama.

Para pelaku diduga menggunakan berbagai benda untuk menyerang, mulai dari tongkat besi, balok kayu, senjata jenis keling atau knuckle hingga benda tumpul lainnya.

Serangan tersebut membuat korban mengalami sejumlah luka.

Pelipis kanannya robek dan harus mendapat lima jahitan.

Sementara itu, bagian belakang kepalanya mengalami luka robek yang membutuhkan 15 jahitan.

Tak berhenti di situ, para pelaku juga merusak kendaraan milik korban.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *