banner 720x220
News  

Tantan Sulthon Daftar Calon Ketua PWI Jawa Barat 2027–2032

Tantan Sulthon Bukhawan mendaftarkan diri sebagai calon ketua PWI Jawa Barat periode 2027-2032. (Dok, foto. Istimewa)
Tantan Sulthon Bukhawan mendaftarkan diri sebagai calon ketua PWI Jawa Barat periode 2027-2032. (Dok, foto. Istimewa)

Visi tersebut diterjemahkan ke dalam lima program prioritas yang berorientasi pada peningkatan kompetensi wartawan sekaligus penguatan organisasi.

Program pertama menitikberatkan pada pengembangan kapasitas wartawan multimedia yang mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi.

Tantan mendorong penguatan kompetensi di bidang kecerdasan buatan (AI), produksi video, podcast, media sosial, hingga jurnalisme digital agar anggota PWI tetap relevan menghadapi perubahan industri media.

Selanjutnya, ia menargetkan penyediaan 1.000 kuota Uji Kompetensi Wartawan (UKW) gratis yang disertai berbagai pelatihan peningkatan kualitas sumber daya manusia bagi anggota PWI Jawa Barat.

Di bidang perlindungan profesi, Tantan berkomitmen memperluas kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi wartawan serta memperkuat berbagai program perlindungan profesi untuk anggota PWI.

Ia juga berencana memperluas jejaring kemitraan strategis dengan pemerintah, perguruan tinggi, BUMN, dunia usaha, dan berbagai komunitas.

Langkah itu diharapkan mampu memperkuat posisi organisasi sekaligus membuka lebih banyak peluang pengembangan profesi bagi wartawan.

Program terakhir yang ditawarkan adalah pembangunan PWI Creative Hub.

Melalui program tersebut, kantor PWI di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota diharapkan berkembang menjadi pusat aktivitas insan pers, ruang kolaborasi, tempat pelatihan, sekaligus wadah lahirnya berbagai inovasi dan kreativitas jurnalistik.

Berangkat dari Dunia Aktivisme

Tantan Sulthon Bukhawan memulai karier jurnalistiknya pada 2003 sebagai wartawan Harian Umum Mitra Dialog, yang kini berganti nama menjadi Kabar Cirebon dan berada di bawah naungan Pikiran Rakyat Group.

Pengalamannya sebagai aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) turut membentuk karakter kepemimpinannya sebelum terjun penuh ke dunia pers.

Pada 2006, ia bergabung dengan Harian SINDO (Seputar Indonesia) dan berkiprah hingga 2011.

Setelah itu, ia melanjutkan karier di Inilah Koran dan menapaki berbagai jenjang hingga dipercaya memimpin redaksi.

Lulusan Program Sarjana dan Magister Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung itu juga aktif menjadi pembicara dalam berbagai forum yang membahas komunikasi, media massa, dan perkembangan dunia jurnalistik.

Di kalangan wartawan, Tantan dikenal sebagai sosok yang terbuka, mudah bergaul, dan aktif membangun komunikasi lintas komunitas pers.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *