Ia mengingatkan agar para pemangku kebijakan tidak mengorbankan ekologi demi kepentingan investasi atau pembangunan jangka pendek.
Menurutnya, pembangunan di Papua harus tetap berlandaskan nilai budaya, kearifan lokal, dan penghormatan terhadap alam agar masyarakat adat tidak terasing di tanah mereka sendiri.
Dorong Arsitektur Khas Papua
Selain memfasilitasi pendidikan anak muda Papua di ranah akademik, KDM juga mendorong penguatan identitas lokal di sektor infrastruktur.
Ia mengusulkan agar seluruh bangunan publik, perkantoran, hotel, sekolah, hingga stadion di Papua wajib mengadopsi arsitektur khas lokal.
”Papua dibangun untuk orang Papua. Jangan sampai suatu saat orang Papua merasa bukan lagi tinggal di kampungnya sendiri,” tegasnya.
Acara strategis ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat pusat dan daerah.
Di antaranya Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (Wamen HAM) Mugiyanto, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk, serta jajaran Forkopimda Papua.














