Adapun Wakil Rektor III, Dodi Suhendi, S.E., M.M., memaparkan bidang kemahasiswaan, alumni, pengembangan kelembagaan dan kerja sama.
Materi tersebut memperkenalkan mahasiswa pada berbagai ruang pengembangan organisasi, kepemimpinan, prestasi serta jejaring kemitraan yang dimiliki INU Ciamis.
Hari pertama kemudian ditutup dengan materi mengenai penjaminan mutu, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang disampaikan Ketua LPM Aris Fauzin, S.E.I., M.H., bersama Ketua LP2M Dr. H. Dadang Gani.
Keduanya menekankan bahwa budaya mutu, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat bukan sekadar kewajiban institusi, tetapi bagian penting dari pembentukan karakter sivitas akademika.
Mahasiswa Dikenalkan Dunia Digital dan Organisasi
Memasuki hari kedua, Selasa (22/9/2026), mahasiswa mendapatkan pengenalan sistem akademik dan berbagai platform digital kampus dari Tim IT INU Ciamis.
Materi tersebut menjadi bekal praktis bagi mahasiswa dalam mengakses sistem informasi akademik serta berbagai layanan digital selama menjalani pendidikan.
Mahasiswa juga diperkenalkan dengan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang menjadi ruang pengembangan minat dan bakat di luar kegiatan akademik.
Berbagai bidang, mulai dari kepemimpinan, olahraga, seni, keagamaan hingga pengabdian sosial, diperkenalkan sebagai pilihan ruang aktualisasi bagi mahasiswa baru.
Rangkaian TA’AWANU kemudian ditutup pada Rabu (23/9/2026) melalui ospek jurusan yang dilaksanakan masing-masing program studi.
Pada tahap tersebut, mahasiswa mendapatkan pengenalan lebih spesifik mengenai profil program studi, kurikulum, budaya akademik, profil lulusan serta lingkungan keilmuan sesuai bidang yang dipilih.
Berakhirnya TA’AWANU sekaligus menandai dimulainya perjalanan akademik 108 mahasiswa baru INU Ciamis.
Melalui kegiatan tersebut, INU Ciamis menegaskan komitmennya menghadirkan orientasi mahasiswa yang edukatif dan humanis, dengan menempatkan pembentukan karakter sebagai bagian penting dari proses pendidikan.
Bekal keislaman, keilmuan dan kebangsaan diharapkan tidak berhenti di ruang kelas, tetapi tumbuh menjadi karakter yang mendorong mahasiswa untuk berkarya dan memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa serta dunia.***
Reporter: Hasna Ismi Lutfiyah














