Meski terus menekan, aliran bola Persib sering kali patah tepat sebelum menciptakan peluang emas.
Berguinho bahkan harus bekerja ekstra keras melewati lawan sendirian karena minimnya dukungan operan yang mematikan dari lini kedua.
”Final pass masih jadi PR (pekerjaan rumah) untuk skuad Bojan Hodak,” demikian fakta yang terlihat di lapangan sore ini.
Jika tidak segera dibenahi, kebuntuan ini bisa menjadi senjata makan tuan bagi Persib.
Apalagi, pekan depan Persib akan melakoni laga krusial melawan Persija Jakarta.
Melawan tim dengan pertahanan rapat seperti Macan Kemayoran, Persib tentu tidak bisa hanya mengandalkan keberuntungan dari bola mati atau dominasi tanpa gol.
Bojan Hodak punya waktu untuk mengasah kembali ketajaman dan akurasi operan terakhir anak asuhnya jika ingin tetap tenang di puncak klasemen.














