banner 720x220
News  

Sepuluh Dusun, Satu Meja, Berebut Gelar Juara Tenis Meja di Nasol

Rifa’i mengatakan pemberian penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus motivasi agar warga semakin tertarik mengikuti kegiatan olahraga.

Ia berharap Nasol Cup 2026 tidak berhenti sebagai agenda peringatan hari besar.

Menurut dia, kegiatan tersebut bisa menjadi pintu masuk untuk menemukan bibit-bibit atlet muda dari Desa Nasol.

“Harapannya, dari kegiatan seperti ini muncul atlet-atlet muda yang nantinya bisa membawa nama baik Desa Nasol di bidang olahraga,” katanya.

Karang Taruna Dinilai Mulai Bergeliat

Tokoh masyarakat Desa Nasol, Unang Danuwarso, mengapresiasi langkah Karang Taruna yang kembali aktif menggelar berbagai kegiatan di tengah masyarakat.

Menurut Unang, aktivitas tersebut menunjukkan adanya upaya membangun kembali ruang kebersamaan warga setelah sebelumnya Karang Taruna sempat pasif.

“Inovasinya baik dan positif. Setelah lama pasif, sekarang langsung bangkit dan ngegas dengan berbagai kegiatan,” ujar Unang.

Ia menyebut kegiatan Karang Taruna tidak hanya berkutat pada olahraga.

Organisasi kepemudaan itu juga mulai menggelar kegiatan sosial dan edukasi, termasuk sosialisasi pencegahan bahaya penyalahgunaan narkoba.

Bagi Unang, rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pemuda desa bisa mengambil peran lebih besar di tengah masyarakat.

Olahraga menjadi salah satu pintu, sementara kegiatan sosial dan edukasi menjadi ruang lain untuk membangun kepedulian warga.

Karena itu, ia berharap geliat Karang Taruna Desa Nasol dapat terus berlanjut dan tidak berhenti setelah rangkaian Nasol Cup 2026 selesai.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *