Petaka bagi SDN 3 Nasol kembali datang menjelang turun minum. Pemain bernomor punggung 7, Satria, melepaskan tendangan keras yang gagal dibendung oleh kiper lawan.
Gol indah ini sekaligus menutup babak pertama dengan keunggulan nyaman 3-0 untuk SDN 1 Darmacaang.
Babak Kedua dan Pesta Kemenangan
Memasuki babak kedua, SDN 1 Darmacaang tidak menurunkan tempo permainan.
Berbekal rasa percaya diri yang tinggi, mereka terus mendikte jalannya pertandingan hingga berhasil menyarangkan dua gol tambahan yang memperlebar jarak menjadi 5-0.
Meski tertinggal jauh, SDN 3 Nasol menolak menyerah begitu saja.
Lewat perjuangan tanpa kenal lelah, mereka akhirnya mampu memperkecil ketertinggalan menjadi 5-1 melalui satu gol balasan hiburan.
Namun, hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga, skor tetap tidak berubah.
SDN 1 Darmacaang resmi mengunci kemenangan sekaligus menasbihkan diri sebagai kampiun NEDACIK Competition 2026.
Seketika, gemuruh sorak-sorai dari para pemain, guru pendamping, dan suporter langsung pecah memadati area lapangan.
Pada akhirnya, turnamen ini bukan sekadar panggung juara bagi SDN 1 Darmacaang, melainkan bukti suksesnya pembinaan bakat, sportivitas, dan kebersamaan generasi muda sejak usia dini.














