banner 720x220

Punya Potensi 840 Ton, Bupati Ciamis Minta Kafe Lokal Serap Kopi Daerah

Bahkan, ada fenomena miris di mana kopi asal Ciamis kembali lagi ke daerah asalnya namun sudah memakai kemasan dan merek kota lain.

​”Puluhan ton kopi kita dibawa keluar daerah, lalu kembali lagi dengan kemasan daerah lain. Padahal kualitas kopi Ciamis sangat bagus dan mampu bersaing,” ungkap Herdiat.

​Oleh karena itu, ia menaruh harapan besar agar 23 Caffe & Resto bisa menjadi motor penggerak dan sarana promosi kopi lokal ke masyarakat luas.

Apalagi, kondisi geografis Ciamis sangat mendukung pertumbuhan varietas Robusta maupun Arabika dengan kualitas premium.

​”Kita punya robusta dan arabika yang sama-sama tumbuh baik di Ciamis. Mudah-mudahan dengan hadirnya kafe ini bisa ikut mempromosikan kopi lokal kita,” tambahnya.

​Jadi Wadah Kolaborasi Positif

​Di sisi lain, Herdiat juga mengacungkan jempol kepada putra daerah yang berani berinovasi dan berkontribusi membangun ekonomi kreatif di tanah kelahiran.

​Merespons harapan Bupati, pemilik 23 Caffe & Resto, Uus Kuswanto, menyatakan bahwa kafe miliknya memang didesain bukan sekadar tempat makan dan minum biasa.

Ia berkomitmen menjadikan tempat ini sebagai ruang publik yang positif.

​”Semoga tempat ini bisa menjadi tempat silaturahmi, berkumpul, dan berdiskusi. Mudah-mudahan juga memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. Terima kasih atas dukungan semua pihak,” tutur Uus.

​Hadirnya 23 Caffe & Resto ini diharapkan mampu menyuntikkan energi baru bagi pertumbuhan sektor kuliner di Ciamis.

Sekaligus, menjadi etalase utama dalam memperkenalkan produk unggulan lokal, terutama kopi asli Ciamis yang siap bersaing di kancah nasional.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *