“Kita di kandang sendiri jangan sampai kehilangan poin. Kita harus nabung lagi, kita sudah banyak kehilangan poin,” ujarnya.
Heri juga mengapresiasi dukungan suporter dan masyarakat Ciamis.
Menurutnya, dukungan positif dapat membantu pemain menjalani pertandingan, terutama ketika tim sedang berusaha memperbaiki performa.
Meski demikian, ia mengingatkan agar pemain tidak terbebani tuntutan kemenangan secara berlebihan karena sebagian di antaranya masih berusia muda dan menjalani proses pembinaan.
PSIS Juga Memburu Hasil Positif
Di kubu lawan, PSIS datang ke Ciamis setelah menelan kekalahan 1-3 dari Persiraja.
Hasil tersebut membuat pertandingan di Stadion Galuh menjadi kesempatan bagi tim asal Semarang itu untuk memperbaiki catatan mereka.
Meski kedua tim sama-sama kalah pada laga terakhir, hasil tersebut tidak serta-merta menentukan jalannya pertandingan berikutnya.
PSGC tetap harus membuktikan kesiapan mereka di lapangan, sedangkan PSIS berpeluang memberikan perlawanan di kandang lawan.
Heri memastikan para pemain PSGC siap menghadapi pertandingan tersebut, kecuali Faris yang absen akibat hukuman kartu merah.
Ia berharap pembenahan selama masa persiapan dapat membantu tim tampil lebih maksimal.
Pertandingan PSGC melawan PSIS akan berlangsung pada Sabtu malam, 17 Oktober 2026, mulai pukul 19.00 WIB di Stadion Galuh, Ciamis.
Kedua tim kini memiliki kesempatan untuk menjadikan laga tersebut sebagai titik balik setelah hasil kurang memuaskan pada pertandingan sebelumnya.














