Bola bersarang di gawang Persikad. Skor berubah menjadi 1-1 hingga turun minum.
PSGC Tekan Persikad, Tuan Rumah Andalkan Serangan Balik
Memasuki babak kedua, kedua tim kembali bermain terbuka.
PSGC berusaha mempertahankan tekanan, sedangkan Persikad mencari ruang melalui serangan cepat.
Tuan rumah kembali unggul pada menit ke-50.
Gol bermula dari situasi ketika lini belakang PSGC gagal mengantisipasi bola dengan sempurna.
Gustavo Franca kemudian memanfaatkan situasi tersebut dan menyambar bola dengan sundulan keras.
Persikad kembali memimpin 2-1.
Setelah unggul, Persikad mulai lebih banyak bertahan dan mengandalkan serangan balik.
Kondisi tersebut membuat PSGC lebih leluasa menguasai bola dan mencari jalan untuk menyamakan kedudukan.
Peluang PSGC datang pada menit ke-54. Izmir mendapatkan kesempatan setelah menerima bola rebound dari sundulan Ezechiel.
Namun, penyelesaiannya masih melambung jauh.
Seminit kemudian, PSGC kembali mendapat peluang dalam situasi kemelut di depan gawang Persikad.
Bola kemudian disambar pemain PSGC, tetapi upaya tersebut justru membentur tiang gawang.
Ezechiel kembali menjadi sumber ancaman pada menit ke-56.
Memanfaatkan bola langsung yang diarahkan kepadanya, ia mencoba menyelesaikan peluang melalui sundulan. Namun, bola masih tipis di atas mistar.
PSGC kemudian melakukan pergantian pemain pada menit ke-59 dengan menarik keluar salah satu pemain tengah dan M. Fikram.
Pergantian tersebut membuat PSGC tetap berusaha menjaga tekanan.
Penguasaan bola lebih banyak berada di kaki pemain PSGC, sementara Persikad menunggu kesempatan untuk melancarkan serangan balik.
Situasi itu membuat pertandingan berjalan dalam pola yang berbeda.
PSGC lebih sering berada di area permainan Persikad, sedangkan tuan rumah mengandalkan kecepatan John Menya dan Gustavo Franca ketika mendapatkan ruang.
Peluang PSGC Belum Berbuah Gol
Pada menit ke-67, Kaka Reda mencoba memanfaatkan ruang dari sisi sayap kanan Persikad.
Setelah melakukan gerakan step over, ia melepaskan tendangan kaki kiri.
Bola melintas tipis di atas mistar gawang PSGC.
Memasuki menit ke-75, Persikad mulai keluar dari tekanan.
Tuan rumah memanfaatkan situasi tersebut untuk melakukan serangan balik setelah PSGC sejak awal babak kedua lebih banyak menekan.
Persikad beberapa kali menciptakan situasi berbahaya melalui skema tersebut.
Sebaliknya, PSGC terus berupaya mencari gol penyama kedudukan melalui kombinasi umpan dan tembakan dari luar kotak penalti.
Namun, hingga mendekati akhir pertandingan, PSGC belum berhasil memanfaatkan peluang yang didapat.
Ezechiel kembali memperoleh kesempatan pada menit ke-89 setelah menerima umpan Johan Bonila.
Ia mencoba melepaskan tendangan ke arah gawang, tetapi bola masih melambung.
Setelah itu, kedua tim tidak lagi mampu mengubah kedudukan.
Peluit panjang pun berbunyi dengan skor 2-1 untuk Persikad Depok.
PSGC Ciamis harus mengawali perjalanan di Grup A Liga 2 Pegadaian Championship 2026/2027 dengan kekalahan dari tuan rumah.














