banner 720x220
News, PSGC  

PSGC Ciamis Resmi Jadi Tim Satelit Persib Bandung, Siap Arungi Liga 2

Penandatanganan MoU Deputi CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan, bersama CEO PSGC Ciamis Herdiat Sunarya. (Dok, foto. Kondusif.com)
Penandatanganan MoU Deputi CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan, bersama CEO PSGC Ciamis Herdiat Sunarya. (Dok, foto. Kondusif.com)

Adhitia menjelaskan, Persib membutuhkan tim satelit sebagai bagian dari roadmap pengembangan klub.

Selama ini, kata dia, tantangan terbesar Persib adalah memberikan menit bermain kepada pemain-pemain muda berbakat yang belum mendapat kesempatan tampil reguler di tim utama.

Karena itu, PSGC Ciamis dipilih sebagai tempat pembinaan lanjutan agar pemain muda Persib memperoleh pengalaman kompetitif sebelum naik ke skuad utama.

“Untuk menjadi klub yang berprestasi secara berkelanjutan, pembinaan usia muda menjadi kuncinya. Pemain muda butuh waktu dan jam terbang. Ciamis akan menjadi ruang bagi mereka untuk berkembang,” jelasnya.

Adhitia menilai Ciamis menjadi pilihan ideal karena memiliki kedekatan emosional dengan Persib dan basis pendukung yang sama.

“Mayoritas pendukung PSGC juga Bobotoh. Kedekatan emosional itu menjadi kekuatan yang tidak dimiliki banyak klub lain di Indonesia,” katanya.

Persib Bantu Manajemen, Pemain hingga Akademi

Dalam kerja sama tersebut, Persib dan PSGC menyepakati tiga fokus utama.

Pertama, peningkatan tata kelola klub agar PSGC mampu memenuhi standar profesional Liga 2 menuju Liga 1.

Kedua, PSGC resmi menjadi tim satelit Persib Bandung. Artinya, manajemen Persib akan terlibat dalam penyusunan tim, perekrutan pemain, hingga penentuan pelatih.

“Mayoritas pemain PSGC nantinya berasal dari kombinasi pemain muda potensial Persib dan pemain senior yang akan membimbing mereka,” ujar Adhitia.

Ia juga membenarkan rencana pengiriman tiga pemain muda yang merupakan bagian dari Tim Nasional Indonesia kelompok usia.

Tak hanya itu, sejumlah pemain senior Persib juga akan dipinjamkan untuk memperkuat skuad PSGC pada kompetisi Liga 2.

Fokus ketiga adalah pembangunan Akademi Persib Ciamis.

Persib akan menurunkan kurikulum pembinaan usia muda yang saat ini sedang diperbarui agar diterapkan di akademi tersebut.

“Anak-anak Ciamis nanti memiliki jalur yang jelas. Mereka bisa masuk akademi, berkembang, bermain di PSGC, lalu naik ke Persib bahkan Timnas Indonesia. Itu yang ingin kami bangun,” jelas Adhitia.

Sebagai penutup, ia mengajak masyarakat Ciamis untuk terus memberikan dukungan karena proses membangun klub profesional membutuhkan waktu.

“Ini perjalanan panjang, tidak selesai dalam satu malam. Akan ada tantangan, tetapi kami yakin dengan dukungan masyarakat Ciamis, kerja sama ini akan membawa manfaat besar bagi sepak bola Jawa Barat,” pungkasnya.

Ia juga mengungkapkan, sebelum Liga 2 dimulai Persib berencana menggelar laga persahabatan melawan PSGC Ciamis di Stadion Galuh sebagai simbol dimulainya era baru kolaborasi kedua klub.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *