Ciamis,Kondusif.com,- Program ketahanan pangan terus dijalankan Bumdesa Tiga Lima Desa Nasol demi memperkuat ekonomi warga. Langkah ini diwujudkan lewat penyaluran budidaya jahe kepada kelompok tani.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Direktur Bumdesa Tiga Lima, Hari Kurniawan.
Ia didampingi Sekretaris Dimas Januar, Bendahara Dinda, serta Tono selaku penanggung jawab unit peternakan dan pertanian.
Unsur pengawas, Muhamad Rifa’i, turut mendampingi proses monitoring di lapangan.
Program ini menjadi lanjutan dari tahap sebelumnya yang berfokus pada ternak domba.
Kini, perhatian Bumdesa diarahkan pada penyaluran bibit jahe agar manfaatnya terasa lebih luas di masyarakat.
“Monitoring dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai rencana, khususnya penyaluran budidaya jahe tahun 2025,” ujar Hari Kurniawan, Sabtu (25/10/2025).
Menurut Hari, dana program ketahanan pangan bersumber dari Dana Desa sebesar 20 persen, dengan total alokasi Rp286.176.000.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan berdasarkan hasil musyawarah bersama Pemerintah Desa, BPD, dan unsur masyarakat.
“Program ini disusun melalui masukan dan saran dari rapat musyawarah. Kami ingin memastikan seluruh kegiatan Bumdesa benar-benar memberi manfaat nyata bagi warga,” katanya.
Jahe, Jagung dan Domba Jadi Program
Selain jahe, Bumdesa Tiga Lima juga memiliki unit usaha lain seperti plasma ternak domba dan budidaya jagung.
Namun, tahap kali ini difokuskan pada kelompok tani penerima budidaya jahe agar pelaksanaannya lebih terukur.














