banner 720x220
News  

Prabowo Pimpin Evaluasi Karhutla Riau, 900 Hektare Lahan Masih Terbakar

Dok, foto. BPMI Setpres
Dok, foto. BPMI Setpres

Apalagi, ancaman kebakaran dapat kembali muncul ketika kondisi cuaca mendukung penyebaran api.

Karena itu, selain memadamkan titik api yang tersisa, pemerintah perlu memastikan upaya pencegahan berjalan secara konsisten di wilayah yang memiliki potensi kebakaran tinggi.

Prabowo Apresiasi Penanganan Karhutla

Dalam rapat itu, Presiden Prabowo mengapresiasi kerja seluruh jajaran yang menangani karhutla di Riau.

Ia menilai penanganan yang dilakukan telah berhasil menekan luasan lahan terbakar secara signifikan.

Dari total lahan terbakar yang mencapai sekitar 16.000 hektare, luas area yang masih harus ditangani kini tersisa sekitar 900 hektare.

Prabowo meminta TNI dan Polri segera mengerahkan kekuatan untuk menuntaskan sisa area terbakar tersebut.

Namun, ia juga mengingatkan seluruh jajaran agar tidak lengah meski kondisi karhutla mulai terkendali.

“Saya kira ini cukup membanggakan, kalian mengatasi 15.000 hektare. Ini saya yakin yang 900 ini bisa saudara segera kerahkan, TNI Polri kerahkan kekuatan kita,” kata Prabowo.

Presiden juga membuka kemungkinan penambahan personel maupun dukungan apabila kekuatan di lapangan belum mencukupi.

Ia meminta jajaran segera melaporkan kebutuhan tersebut.

“Kalau Anda perlu tambahan bantuan, segera laporan. Kalau perlu tambahan,” ujarnya.

Minta Jajaran Tetap Waspada

Prabowo menegaskan penanganan sisa karhutla harus berjalan beriringan dengan upaya pencegahan.

Sebab, keberhasilan memadamkan api tidak serta-merta menghilangkan ancaman kebakaran.

Karena itu, ia meminta seluruh unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD, kementerian, lembaga, serta institusi terkait tetap siaga.

“Kalau perlu tambahan, tapi saya percaya kalian tinggal 900 itu, tetap waspada untuk ke depan,” kata Prabowo.

Presiden berharap penanganan karhutla tidak berhenti pada pemadaman.

Pemerintah juga perlu memperkuat deteksi dini, patroli dan langkah pencegahan agar kebakaran serupa tidak kembali meluas.

Dengan demikian, sisa sekitar 900 hektare lahan yang masih terbakar dapat segera ditangani sekaligus menjadi momentum untuk memperbaiki sistem pengendalian karhutla di Riau.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *