banner 720x220
News  

Prabowo Naik Pitam Proyek Makan Bergizi Dikorupsi: Saya Tidak Mau Uang Rakyat Dicuri!

Sumber foto: BPMI Setpres
Sumber foto: BPMI Setpres

​“Kalau suatu saat kau dalam keadaan bingung, atau keadaan ragu-ragu, ingat, berpihaklah selalu kepada rakyatmu,” kenang Prabowo.

​Duduk Perkara: Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Cs

​Pernyataan keras Presiden Prabowo juga sejalan dengan gebrakan hukum yang dilakukan oleh Kejaksaan Agung di hari yang sama.

Tim Penyidik Jampidsus Kejagung resmi menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, bersama dua mantan petinggi lainnya, Sony Sanjaya dan Lodewyk Pusung, sebagai tersangka korupsi.

​Berdasarkan data penyidikan Kejagung, Dadan Cs diduga kuat melakukan intervensi terhadap Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) untuk menggelembungkan harga (mark up) sejumlah pengadaan barang tak penting yang tidak ada kaitannya dengan gizi anak sekolah.

​Daftar barang mewah yang di-mark up oleh para tersangka di antaranya:

  • ​21.801 Unit Motor Listrik senilai Rp1,03 triliun melalui vendor tidak aktif.
  • ​32.000 Pasang Sepatu yang menyalahi ketentuan baku.
  • ​31.994 Unit Komputer Tablet yang melanggar prosedur.
  • ​5.400 Unit TV Mewah Ukuran 75 Inch yang dinilai sebagai pemborosan anggaran negara.

​Tak hanya itu, mereka juga mengakali sistem Portal Mitra BGN agar program berbiaya ratusan triliun ini dikelola oleh yayasan-yayasan fiktif milik pribadi mereka untuk mengeruk keuntungan miliaran rupiah per hari.

​Ultimatum Pengelola Dapur: Loyal atau Minggir!

​Pasca-pembersihan di tubuh BGN, Presiden Prabowo juga kini mengandalkan lulusan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) untuk mengelola dapur-dapur MBG di seluruh Indonesia.

Mereka juga telah digembleng secara khusus untuk mengedepankan nilai integritas, pengabdian, dan cinta tanah air.

​Kemudian, Presiden juga memberikan ultimatum terakhir kepada seluruh kepala dapur dan personil SPPI di lapangan.

Dengan tujuan agar mereka bekerja dengan jujur dan tidak mengkhianati kepercayaan masyarakat.

​“Makan ini pekerjaan yang mulia bagi kita. Dan ini harus berhasil, akan berhasil, kalian bagian penting. Kalau kalian tidak bekerja dengan baik, kalau kalian tidak sungguh-sungguh, kalau kalian tidak setia dan loyal, silakan minggir. Yang penting kepentingan rakyat di atas semua kepentingan,” pungkas Presiden Prabowo.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *