Kapolsek Tarogong Kidul AKP Agus Kustanto mengatakan kegiatan tersebut sekaligus menjadi langkah preventif untuk mencegah gangguan ketertiban sejak dini.
Polisi menilai pelajar perlu mendapatkan perhatian khusus karena sebagian dari mereka sudah aktif menggunakan sepeda motor untuk berangkat dan pulang sekolah.
Melalui pendekatan edukatif, polisi berharap kesadaran berlalu lintas tumbuh bukan karena takut ditindak, melainkan karena memahami pentingnya keselamatan dan ketertiban.
Pelajar Diajak Jadi Pengguna Jalan yang Bertanggung Jawab
Polsek Tarogong Kidul mengingatkan para pelajar agar tidak memodifikasi kendaraan secara berlebihan, khususnya pada bagian yang dapat mengganggu pengguna jalan lain.
Polisi juga mengajak mereka mematuhi aturan lalu lintas dan menggunakan kendaraan sesuai standar.
Pesan tersebut menjadi penting karena kedisiplinan di jalan tidak hanya menyangkut keselamatan pengendara.
Ketertiban juga berkaitan dengan kenyamanan masyarakat yang berada di sekitar jalan.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di tiga sekolah tersebut berjalan aman, tertib, dan lancar.
Polres Garut pun terus mendorong jajaran untuk melakukan pendekatan kepada pelajar melalui edukasi dan penertiban.
Harapannya, generasi muda tidak hanya tertib saat berada di sekolah, tetapi juga mampu menjadi pengguna jalan yang disiplin dan bertanggung jawab.














