Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa dalam video tersebut terjadi ketika tiga korban menemukan sebuah proyektil jenis mortir yang masih aktif.
Korban yang tidak mengetahui benda tersebut berbahaya kemudian mencoba membuka proyektil dengan cara memukulnya menggunakan palu.
Akibat tindakan tersebut, proyektil akhirnya meledak dan menyebabkan ketiga korban mengalami luka-luka.
Polres Garut pun mengimbau masyarakat agar tidak langsung mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.
Masyarakat diminta melakukan pengecekan terlebih dahulu melalui sumber resmi sebelum membagikan sebuah kabar.
“Bijak dalam menerima informasi sangat penting. Jangan sampai informasi yang belum terverifikasi justru menimbulkan kepanikan di masyarakat,” kata Ipda Susilo.
Polres Garut juga mengajak warga untuk segera melaporkan apabila menemukan informasi yang diduga hoak.
Agar dapat dilakukan pemeriksaan dan klarifikasi lebih lanjut.














