Melalui komunikasi yang dibangun secara langsung, Polres Garut mendorong komunitas Ojol Kamtibmas ikut berperan dalam menjaga lingkungan.
Mereka juga diharapkan dapat menyampaikan informasi apabila menemukan situasi yang berpotensi mengganggu keamanan.
“Sinergitas dengan seluruh elemen masyarakat sangat penting dalam menjaga situasi Kamtibmas. Kami berharap komunikasi dan kolaborasi dengan komunitas ojol dapat terus berjalan dengan baik,” kata Niko.
Hubungan tersebut sekaligus menjadi bagian dari pendekatan kepolisian yang mengedepankan komunikasi dan kemitraan.
Polisi tidak hanya hadir ketika terjadi persoalan, tetapi juga berupaya membangun hubungan sebelum masalah muncul.
Bantuan Berujung Kedekatan
Kegiatan berlangsung dalam suasana akrab. Para pengemudi ojol berinteraksi langsung dengan Kapolres Garut dan jajaran kepolisian.
Bagi Polres Garut, pembagian oli gratis menjadi salah satu bentuk kepedulian yang menyentuh kebutuhan praktis masyarakat.
Namun, lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan membuka ruang komunikasi yang lebih luas antara polisi dan komunitas pengemudi ojol.
Polres Garut pun berencana terus mengembangkan kegiatan kepedulian serupa.
Tujuannya, menghadirkan kepolisian yang lebih dekat dengan masyarakat, humanis, sekaligus responsif terhadap kebutuhan warga.
Dengan hubungan yang semakin terbuka, polisi berharap komunitas ojol dan masyarakat luas dapat bersama-sama menjaga Garut tetap aman dan kondusif.














